Tips Meningkatkan Keahlian Dalam Presentasi
Keahlian dalam komunikasi, merupakan syarat penting yang harus dipenuhi. Orang yang ahli dalam komunikasi, akan lebih mudah untuk memaparkan materi dengan lebih jelas bagi orang lain. Keahlian dalam komunikasi dibutuhkan agar materi dapat disampaikan dengan kemasan yang menarik dan segar. Penyampaian yang terlalu monoton akan mengurangi dampak presentasi ke audiens. Keahlian komunikasi juga termasuk bagaimana kita menggunakan bahasa tubuh agar dampak dari pesan yang disampaikan lebih maksimal. Selain itu keahlian komunikasi juga termasuk bagaimana kita dapat mengenali tipe audiens, dan bagaimana mengatasi sanggahan atau masalah yang timbul.
Kemampuan bahasa, adalah hal yang penting untuk membuat pesan yang disampaikan diterima dengan jelas. Jagalah agar kita tetap bicara dengan pengucapan yang jelas, usahakan untuk melatihnya terlebih dahulu. Logat dari seseorang bukanlah suatu masalah yang penting apabila cara pengucapan setiap kata dilakukan dengan benar dan jelas. Perhatikan juga kecepatan bicara, pengucapan sebuah kata menjadi kurang jelas karena cara bicara yang terburu-buru. Masih banyak yang beranggapan, bahwa bicara cepat membuat seseorang terlihat lebih pintar. Berbicara terlalu cepat hanya membuat orang lain tidak menerima pesan anda dan akhirnya mengabaikan si pembicara. Istilah yang sopan, lebih membumi dan yang sesuai dengan kebiasaan yang berlaku akan membuat Anda lebih diterima. Selain itu pastikan agar tata bahasa yang anda gunakan sudah benar, hal ini dapat dilatih dengan membiasakan diri membaca artikel atau surat kabar yang memiliki tata bahasa baik.
Kuasai dengan baik cara untuk menggunakan peralatan presentasi dan juga situasi panggung, termasuk alat-alat yang ada disekitarnya. Hal ini akan membuat anda lebih nyaman dan terhindar dari kesalahan-kesalahan konyol yang dapat berakibat fatal. Saya pernah menyaksikan seorang pembicara yang kesulitan mempersiapkan slide presentasi dari notebook atau kesulitan menggunakan proyektor.
Berpenampilan sopan , rapi dan "up to date" akan membuat presentasi menjadi lebih menarik. Untuk itu perhatikan juga pakaian yang Anda gunakan, apakah bersih, rapi dan masih dalam kondisi yang bagus. Hindari pakaian yang tidak umum atau aksesoris berlebihan, hal ini akan mengganggu audiens saat menerima pesan anda.
Bicaralah hanya mengenai materi yang benar-benar anda kuasai saja. Untuk itu banyak referensi materi yang perlu didalami sebagai persiapan ketika ada pertanyaan tak terduga atau berbicara hal yang sedikit agak menyimpang namun masih pada tema yang sama. Agak beresiko untuk bicara mengenai tema yang belum lama anda kuasai atau bahkan belum anda lakukan. Sebaiknya jadilah orang yang ahli dalam suatu bidang sebelum anda membicarakannya.
Bagaimanapun pintarnya seseorang dalam berbicara, hal tersebut tidak menjamin apakah akan berdampak besar. Terkadang beberapa justru ada orang yang kurang cakap berbicara, namun pembicaraan mereka menghasilkan dampak yang besar. Kebanyakan orang yang merasa dirinya pandai berbicara, seringkali tidak menghasilkan dampak yang besar, karena apa yang dibicarakan justru tidak berbobot. Berikut adalah teknik untuk menghasilkan dampak yang besar dalam presentasi.
1. Tuliskan terlebih dahulu tujuan anda
- Menuliskan tujuan bukan hal yang sulit, namun tetap membutuhkan perhatian khusus dan keseriusan.
- Tulislah tujuan yang benar-benar tidak bertentangan dengan hati Anda dan nilai-nilai hidup.
- Dalam menentukan tujuan pastikan bahwa Anda dapat terlibat dan memang mampu dalam prosesnya.
- Tujuan harus memiliki nilai tambah bagi para audiens Anda.
- Hindari untuk membuat tujuan yang sangat besar hingga orang bingung bagaimana mencapainya.
- Tujuan yang terlalu banyak juga akan membuat setiap tujuan tidak maksimal.
- Tujuan yang kurang jelas, dapat menyebabkan pemahaman yang berbeda, sehingga hasilnya pun berbeda.
- Tujuan harus dapat selaras dengan tujuan audiens.
- Diskusikan terlebih dahulu tujuan dengan team Anda, atau mintalah pendapat dari yang lebih ahli.
2. Kenali diri sendiri
- Kenalilah kekuatan dan kelemahan Anda, perbaiki kelemahan Anda agar menjadi pembicara yang sesuai dengan harapan audiens.
- Ketahui pengetahuan yang perlu untuk ditambahkan, sebagai modal untuk berbicara.
- Perhatikan gaya penyampaian Anda, dan mintalah nasihat untuk menyesuaikan dengan audiens Anda.
- Persiapkan penampilan diri Anda termasuk perlengkapan yang Anda gunakan, sehingga sesuai dengan audiens yang datang.
3. Kenali situasi
- Adakan survey untuk tempat yang akan dipakai, dan pastikan agar fasilitas yang ada memadai.
- Mengenali tempat dan fasilitas yang ada, akan membuat Anda dapat menyesuaikan diri.
- Cari tahu latar belakang audiens Anda, dan tujuan serta harapan mereka datang ketempat tersebut. Data yang semakin jelas akan semakin membantu Anda.
- Aturlah ruangan beserta fasilitas yang ada, agar sesuai dengan tujuan dari presentasi Anda.
4. Pesan penting
- Catatlah pesan-pesan penting yang harus disampaikan, dan periksalah kembali apakah perlu dan sudah sesuai dengan tujuan.
- Perhatikan juga hal-hal yang tidak perlu Anda sampaikan atau yang sama sekali tidak boleh disampaikan! Kaitkan dengan tujuan dan siapa audiens Anda.
- Pastikan pesan dapat tersampaikan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.
- Persiapkan dengan baik media pendukung pesan, seperti gambar, suara, video atau data yang diperlukan. Lakukan pemeriksaan ulang data atau media pendukung pesan.
5. Susunan Presentasi
- Perhatikan alur presentasi Anda, pelajarilah cara-cara untuk menyusun alur sebuah presentasi.
- Kuasailah alur presentasi dengan melatihnya didepan orang yang dapat memberi masukan.
- Persiapkan contoh-contoh untuk mendukung presentasi.
- Persiapkan simulasi atau permainan yang mendukung pada pesan dari presentasi. Berlatihlah untuk membawakannya.
- Persiapkan terlebih dahulu kalimat-kalimat penghantar yang baik untuk beralih ke materi yang berikutnya.
- Bila menggunakan slide dan handout, gunakan kalimat-kalimat yang mudah dipahami, disertai dengan gambar atau table untuk menerangkan.
- Persiapkan dengan baik, cerita-cerita yang akan berdampak besar. Latihlah berulang kali.
- Bila ada demo, lakukannya beberapa kali sebelumnya agar Anda nampak luwes.
- Bila demo menggunakan peralatan, siapkan dengan rapi, terlihat bersih dan pantas.
- Persiapkan dengan baik agar pergantian kegiatan di panggung tidak menimbulkan jeda yang lama. Pastikan tidak lebih dari 3 detik.
- Persiapkan musik latar, video atau permainan khusus, untuk mengisi jeda yang mungkin ada. Misalnya karena ada kesalahan teknis. Tujuannya agar alur presentasi tetap terjaga.
6. Hal-hal khusus.
- Usahakan melakukan gladi bersih.
- Biasakan datang lebih awal dari peserta. Dan usahakan berbincang dengan mereka sebelumnya.
- Persiapkan opening yang luar biasa untuk presentasi Anda. Latihlah berulang kali sebelumnya.
- Siapkan juga acara penutup yang mengesankan dan menguatkan tujuan presentasi.
- Rekamlah presentasi Anda, untuk pembelajaran yang lebih maksimal.

Comments
Post a Comment