Istilah-istilah Yang Sering Dipakai Pada Jurnalistik

Dalam dunia jurnalistik, ada istilah-istilah yang dipakai jurnalis di dalam pemberitaan, baik secara verbal maupun tulisan di berbagai media. Yang terkadang tidak setiap orang paham dibalik penyebutan istilah-istilah tersebut. Namun istilah-istilah dibawah ini hanya sedikit dari banyaknya istilah yang mereka pakai. Artinya tidak mewakili keseluruhan istilah jurnalistik. Tetapi hanya sebagai tambahan wawasan bagi kita ternyata mereka memiliki istilah tersendiri di dalam profesi yang mereka geluti.

Berikut beberapa istilah-istilah di dunia jurnalistik:

Cover Both Side

Memetakan kedua belah pihak, tidak berat sebelah, sehingga hasilnya adil

Editoral

Sikap dari redaksi, yaitu opini redaksi tentang suatu masalah

Off the Recall

Pelaku yang tidak mau diwawancara. Maksudnya perkataan hasil wawancara tidak boleh disebarkan dimedia massa, meski dicantumkan perkataannya, tetapi nama narasumber disembunyikan. Contoh……(menurut sumber yang terpercaya).

Apportement

Janji dalam wawancara kepada nara sumber

State of Journalism

Seorang wawancara mampu mengendus berita.sensitive terhadap berita yang terjadi

Deadline

Batas waktu dalam pemberitaan. Bisa disebut juga Tenggang waktu. Deadline paling cepat adalah koran

Head Line

Berita utama / topik utama dalam sebuah pemberitaan di TV atau media cetak / elektronik. Kalau di TV biasanya disebut: “Head News”.

Breaking News

Berita terbaru

Date Line

Menulis tanggal pada berita, seperti: (Jakarta/1/3)

Mizet

Suatu photo kecil pada Koran

Stringer

Yang bekerja pada media massa asing

Caption

Keterangan pada objek gambar yang terletak dibawahnya Koodinator

Credit Title / By Line

Berita yang disertai nama penulis berita

News Maker

Orang-orang yang menjadi objek berita. Orang-orang yang terkenal seperti artis

Opinion Leaders

Tokoh-tokoh yang berdampak pada media massa. Ciri-ciri opinion leaders: tokoh, punya massa yang banyak, seperti habib rizieq, Ust. Abu Bakar Baasyir.

Lead News / Info News

Berita pembuka atau kepala berita. 5W+1H ada dalam lead ini

Yellow News / Paper

Koran yang berbau mesum, dan seks

Embedded Journalism

Jurnalisme yang melekat. Seperti jurnalisme yang bekerja dengan pelaku lapangan

In Depth Repoty

Berita yang lebih mendalam

Investigative Reporty

Laporan investigasi. Pemberitaan ini lebih detail lagi

Feature

Tulisan khas dalam koran

Hard News / Stringht News

Berita hangat

News Analisys

Berita yang bersifat analisa

Page News

Pelaku berita/pemantik berita pembuktian

Blocking Time

Iklan partai, formatnya berita

Frame Time

Waktu-waktu yang utama pada pemirsa. Berita yang pokok

Credit Photo

Keterangan pengambil photo / gambar

Angel

Sudut pemberitaan yang berbeda-beda

Balancing News

Keseimbangan dalam berita

Trial by the Press

Pengadilan oleh press, tanpa diberi hak wajib

Advertorial

Iklan pariwara: di TV

Cover Story

Judul utama dalam setiap pemberitaan (dalam majalah / Koran)

One the Spot Interview / Door Stop Interview

Wawancara dadakan / tidak  teratur. Ini tidak perlu keahlian

Face to Face / In Depth Interview

Wawancara yang butuh keahlian. Memahami pertanyaan yang akan ditanyakan.

Comments