Fungsi Teras Sebagai Perantara Ruangan Luar dan Dalam
Teras merupakan bagian dari rumah yang menjadi ruang transisi antara ruang luar dan ruang dalam. Fungsi teras sebagai perantara ruangan luar dan dalam dimaksudkan jika kita berada di dalam rumah dan akan melangkah ke luar rumah, pastinya akan melalui ruang perantara tersebut, begitu juga sebaliknya. Sebagai ruang perantara, teras masih memiliki karakter yang senafas dengan karakter dari ruang dalam, tetapi sebagian dari bidangnya berhubungan dengan ruang luar. Ruang yang dibuat untuk teras tersebut ukurannya sangat bervariasi, tergantung pada luas fisik bangunan dan kebutuhan keluarga yang berkaitan dengan aktivitas yang sering dilakukan di seputar teras tersebut.
Teras bisa berupa ruangan setengah terbuka yang sangat luas karena juga berfungsi sebagai ruang keluarga. Tidak tertutup kemungkinan teras tersebut hanya berupa ruang datar seluas 1 x 2 m² dengan sebuah kursi sekadar sebagai ruang tunggu tamu sebelum pemilik rumah membukakan pintu. Semua bentuk teras tersebut dibuat sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan pemilik rumah. Tetapi sekecil apapun bidang teras itu, kehadirannya member fungsi yang penting dan sangat berarti.
Teras bisa berada di bagian depan, belakang dan bagian samping dari sebuah rumah. Penempatan setiap teras secara tak langsung membedakan fungsi setiap jenis teras tersebut. Teras yang berada di depan pintu masuk utama lebih berfungsi sebagai ruang penerima tamu, sebelum tamu dipersilahkan masuk masuk ke dalam rumah. Sedangkan teras belakang lebih diarahkan sebagai ruang pribadi keluarga. Biasanya teras belakang merupakan kepanjangan dari ruang dalam, yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan oleh keluarga dan terasa nyaman bila dilakukan di tempat yang mendapatkan udara segar. Kegiatan olah raga, sarapan pagi, minum the di sore hari atau sekadar bersantai sambil membaca Koran, lebih tepat dilakukan di teras belakang.
Tidak semua rumah memiliki bidang tersisa di samping rumah yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sebuah teras. Biasanya rumah dengan kavling yang besar tetapi kavling yang digunakan untuk bangunan rumah tidak terlalu luas, memungkinkan membuat teras di samping rumahnya. Rumah yang berada di kavling sudut jalan, lebih condong membuat teras samping untuk rumahnya. Fungsi teras samping lebih menyerupai teras belakang, misalnya sebagai ruang hobi yang lebih enak dilakukan di ruangan yang setengah terbuka seperti teras.
Karena teras berada di ruang yang setengah terbuka, perencanaan dan penataannya pun berbeda dengan bidang-bidang lainnya. Seperti pemilihan material penunjangnya dan pemilihan furnitur. Selain itu karena berada di luar bidang rumah, teras juga menjadi bagian dari taman. Oleh karena itu penataan taman yang baik di seputar teras juga memberi arti penting, untuk penampilan suatu rumah secara keseluruhan.

Comments
Post a Comment