Tips Membuat Text Resume

Para pelamar kerja terkadang bertanya – tanya mengapa lamaran yang mereka kirim tidak ada kelanjutannya. Apakah Anda sudah memeriksa surat lamaran dan resume Anda?

Surat lamaran dan resume adalah hal penting dalam proses pencarian kerja. Karena kedua hal ini merupakan alat pertama untuk mengenalkan diri Anda. Sedapat mungkin dalam membuat surat lamaran dan resume, pelamar harus memberikan kesan yang baik sehingga pembaca dapat menangkap opini positif tentang diri pelamar dan tertarik untuk melanjutkan pada proses berikutnya.

Untuk mengirimkan surat lamaran dan resume pelamar dapat memilih media online atau media kertas yang dikirim melalui pos, tergantung permintaan pada lowongan yang dipasang. Namun saat ini media online lebih digemari karena lebih praktis dan lebih efisien, karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk mencetak dan mengirimkannya.

Pada media online biasanya sudah disediakan form yang nantinya tinggal diisi oleh pelamar. Perbedaan resume online pada suatu website dengan website lainnya biasanya pada tingkat kelengkapannya. Semakin lengkap suatu resume akan semakin baik karena pelamar mempunyai kesempatan maksimum untuk menunjukkan kemampuannya.

Nah untuk Anda yang ingin membuat surat lamaran dan resume online, berikut ini ada beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan :
  1. Data pribadi, memudahkan pembaca untuk mendapatkan gambaran tentang diri Anda. Oleh karena itu isilah form yang disediakan sesuai dengan fakta.
  2. Pasanglah foto dengan pakaian rapi & pose sopan. Bagian ini sering kali dilewatkan oleh para pelamar, padahal pasfoto adalah salah satu cara untuk menunjukkan profil Anda. Tunjukan raut wajah yang ramah pada pasfoto. Hindari pasfoto dengan menggunakan dandanan yang berlebihan atau pakaian dengan warna terlalu mencolok. Walaupun untuk posisi di dunia kreatif seperti advertising misalnya, pasfoto yang formal akan lebih aman.
  3. Tulislah alamat, nomor telepon dan alamat e-mail dengan jelas dan lengkap, agar pembaca dapat dengan mudah menghubungi Anda. Ada baiknya jika Anda menggunakan alamat email yang lebih formal misalnya: emma.halimah@yahoo.com dibandingan dengan gadismanis@yahoo.com.
  4. Riwayat pendidikan sering kali menjadi faktor yang digunakan dalam menyeleksi kandidat oleh perusahaan, oleh sebab itu tulislah riwayat pendidikan Anda dengan jelas, sertakan pula prestasi yang sudah Anda capai. Misalnya: kapan anda mulai masuk dan lulus, universitas apa dan dimana universitas Anda, dan IP Anda. Contoh: Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Komunikasi, 1995 – 2000, lulus dengan predikat Cum Laude.
  5. Tuliskan pula pengalaman organisasi yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Pengalaman organisasi akan memperlihatkan kemampuan Anda untuk bekerja sama dengan orang lain. Misalnya Anda pernah menjadi Ketua Senat di kampus, hal ini akan dapat menunjukkan potensi kepemimpinan Anda.
  6. Mengenai riwayat pekerjaan, berikan informasi yang akurat dan detil mengenai apa saja yang pernah Anda kerjakan dan hasilkan di pekerjaan terdahulu dan disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Contoh ketika Anda melamar sebagai Sales Manager informasikan kemampuan Anda dalam penjualan, strategi yang Anda gunakan, target yang telah Anda capai, kemampuan dalam mengarahkan bawahan, dan lain sebagainya.
  7. Pada firstasiajobs.com, tersedia pula bagian yang dapat Anda isi lebih bebas, yaitu tentang saya. Anda dapat menceritakan kepribadian Anda, misalnya: Saya orang yang dinamis dan menyukai tantangan baru, serta terbiasa menghadapi deadline yang ketat. Atau, Saya cukup tekun & teliti, tidak mudah bosan terhadap suatu pekerjaan.
  8. Agar resume Anda selalu memberikan informasi terkini mengenai diri Anda, perbaruilah paling tidak 4 bulan sekali.
  9. Sedangkan untuk membuat surat lamaran yang baik, harus disesuaikan dengan posisi yang Anda lamar. Hindari penggunaan surat lamaran yang biasa-biasa saja, buatlah surat lamaran dengan sungguh-sungguh. Tunjukan bahwa Anda sesuai dengan posisi yang ditawarkan, misalnya dengan menceritakan pengalaman Anda yang dapat diterapkan untuk posisi tersebut, alasan Anda tertarik dengan posisi tersebut. Misalnya, saya selalu tertarik dengan bidang Customer Service, di mana saya dapat berkomunikasi dengan banyak orang dan berusaha membantu memecahkan masalah mereka, atau saya telah mencari informasi mengenai perusahaan Bapak yang akan melakukan banyak pengembangan di tahun-tahun mendatang, dan saya tertarik untuk dapat mengaplikasikan pengalaman saya di bidang Business Development dalam proses tersebut.
  10. Dalam menulis resume & surat lamaran yang baik memang diperlukan pengetahuan diri yang baik. Oleh karena itu ada baiknya Anda mengikuti psikotes agar Anda dapat mengetahui kelebihan, kekurangan, kepribadian Anda serta karir apa yang sesuai dengan kepribadian Anda. firstasiajobs.com menyediakan fasilitas tersebut yaitu Individual Services. Anda tinggal mengikuti tes dengan durasi sekitar 2 jam, kemudian Anda akan mengetahui hasilnya dengan cepat.
Anda mungkin memiliki sekitar 30 detik untuk memperkenalkan diri anda, khususnya pada saat penerima pekerja pertama kali ingin mengenal anda, yaitu dengan membaca resume anda. Jika terdapat puluhan, atau bahkan ratusan pelamar terhadap suatu pekerjaan yang sedang dibuka, tentu kunci awal umumnya seseorang dipanggil adalah melalui resume yang mereka kirimkan.

Untuk itu, pintar-pintarlah dalam membuat resume ini. Anda dikenal pertama kali melalui ini, anda dipanggil atau ditelpon untuk wawancara pertama kali juga karena ini. Anggaplah resume anda adalah diri anda yang anda tampilkan pertama kali.

Sebuah resume merupakan ringkasan tentang diri anda yang sesungguhnya, yang ditinjau dari sisi prestasi, kepandaian, kecakapan, pendidikan, pengalaman kerja. Tentunya resume ini harus mampu menunjukkan kekuatan yang anda miliki.

Berikut ini kita ulas pokok-pokok tentang resume yang sebaiknya digunakan. Pokok-pokok resume ini, dikhususkan untuk mereka yang konsisten bekerja pada bidang yang sama. Bagi anda yang telah memiliki pengalaman pada berbagai bidang pekerjaan, disarankan untuk menambahnya sesuai dengan kebutuhan anda. Berikut ini komponen kunci dari resume yang banyak digunakan.
  1. Identifikasi. Informasi pokok tentang bagaimana seseorang dapat menghubungi anda. Meliputi nama, alamat, nomor telpon, dan alamat email. Jika anda masih sekolah atau kuliah, sebaiknya pada bagian ini juga ditampilkan alamat sekolah berikut alamat rumah anda. Dalam bahasa Inggris, mereka menuliskan bagian ini dengan judul “Identification”.
  2. Job Objective. Bagian ini bersifat opsional, dan penting bagi mereka yang baru tamat sekolah, atau untuk mereka yang ingin merubah karir mereka. Disamping itu, jangan lupa untuk menggunakan judul surat anda yang menerangkan tentang bidang yang anda minati. Jika anda menggunakan job objective ini, gunakan bagian ini untuk menerangkan jenis pekerjaan yang anda inginkan, gunakan kalimat pendek antara dua hingga empat baris.
  3. Prestasi. Dalam bahasa Inggris biasanya disebut dengan Key Accomplishments, merupakan bagian yang merangkan tentang prestasi yang pernah anda raih. Beberapa pakar dan mereka yang ahli dalam penalaahan resume ini, menyarankan agar bagian ini untuk menampilkan prestasi dan kesuksesan anda. Anggap saja bagian ini merupakan ringkasan tentang riwayat hidup anda, sebutkan dengan jelas dan singkat tentang prestasi dan kesuksesan tersebut, sehingga bagian ini menjadi bagian yang akan dipertimbangkan oleh penerima pekerja tersebut. Bagian ini bisa ditulis dengan bermacam-macam judul, seperti “Professional Profile”, “Summary of Accomplishments”, “Key Skills”, “Summary of Qualifications”, atau “Kualifikasi”.
  4. Pendidikan. Untuk mereka yang baru saja lulus, bagian ini merupakan bagian penting yang menerangkan tentang mereka. Sedangkan untuk mereka yang sudah berpengalaman kerja, sebaiknya diikuti dengan bagian pengalaman kerja. Sesi ini sebaiknya menerangkan tentang sekolah-sekolah yang pernah diikuti, termasuk juga dengan pendidikan dengan masa tahunan. Lengkapi dengan gelar hasil pendidikan yang diperoleh, penghargaan, dll. Khusus untuk mereka yang baru lulus, munculkan informasi yang kira-kira penting bagi penerima pekerja tersebut. Misalnya nilai Indeks prestasi (IP), Indeks Prestasi rata-rata, dan hal lain yang dianggap penting. Di dalam bahasa Inggris, mereka memberi judul bagian ini dengan “Education” .
  5. Pengalaman Kerja. Runtutan pengalaman pekerjaan dituliskan di sini, tentu saja harus diikuti dengan nama perusahaan, jabatan pekerjaan, masa pekerja di sana, serta catatan tentang prestasi yang diperoleh di sana. Tampilkan daftar prestasi dalam bentuk bullets, karena pola demikian lebih bagus dibandingkan dengan pola paragraf, sehingga bisa terlihat jelas bagi pembacanya. Penting untuk bagian ini, usahakan untuk menggunakan kata-kata kunci yang mungkin banyak digunakan oleh para pencari pekerja, sehingga kata kunci tersebut dapat tersangkut dengan keinginan mereka. Dalam penulisan judul, bagian ini diberi judul bermacam-macam, misalnya dengan “Experience”, “Work History”. Beberapa orang menyarankan menggunakan kata “Experience”, atau “Pengalaman” dengan alasan kata pengalaman lebih luas ketimbang kata “History”, terutama untuk mereka yang baru lulus. Selain itu, bagi mereka yang pengalamannya belum banyak, bisa memasukkan tugas akhir mereka pada bagian ini, sehingga mampu memperlihatkan skill dan kemampuan yang bersangkutan.
  6. Affilation/Interests. Bagian ini bersifat opsional, artinya bisa dituliskan bisa juga tidak. Sebaiknya dituliskan jika ruang dari resume anda masih ada. Pengaruh bagian ini biasanya untuk memecah ketegangan khususnya ketika terjadi wawancara dengan mereka pencari pekerja, biasanya mereka melihat bagian ini sehingga suasana dari formal dapat dibuat rileks menjadi sedikit bernuansa informal. Jika anda berniat untuk menuliskannya, sebaiknya isi bagian ini dengan hal-hal yang akan mendukung bidang karir yang anda minati, hindari hal-hal yang bersifat berlawanan.
  7. References. Pada beberapa ahli, menganggap bagian ini sudah ketinggalan, tetapi jika resume anda masih memungkinkan untuk mengisi bagian ini, isikanlah. Penting untuk diketahui di sini, sebaiknya bagian ini berisi kalimat yang menyatakan bahwa referensi akan diberikan apabila diminta. Hindari menuliskan nama seseorang di dalam referensi ini.


Berikut ini beberapa catatan yang perlu diketahui pada saat penyusunan resume berbasis teks:
  • Gunakan format huruf standar, seperti courier, Times, Helvetica, Arial, atau font lain yang tidak terlalu banyak gaya.
  • Gunakan ukuran normal atau sedang, umumnya antara 11-14 point.
  • Jumlah karakter perbaris maksimum sekitar 65, dan tentu saja tergantung dari ukuran huruf yang digunakan.
  • Hindari penggunaan gambar, bayangan, serta hal lain yang mencolok.
  • Buatlah tata letak yang sederhana. Gunakan huruf besar pada setiap judul, namun hindari penggunaan huruf tebal, miring, ataupun garis bawah.
  • Hindari penggunaan bullet (paragraf atau daftar bernomor)
  • Teks disusun dengan rapat kiri dan rapat kanan.
  • Jika riwayat hidup yang dibuat lebih dari satu halaman, tampilkan nama anda pada bagian atas setiap halaman tambahannya.
  • Cetaklah riwayat hidup anda dengan menggunakan printer berkualitas tinggi, seperti printer laser atau inkjet. Hindari penggunaan priter dotmatrix atau pencetakan berkualitas rendah.
  • Gunakan kertas berwarna putih dengan ukuran standar (misalnya 8,5 x 11 inci).
  • Selalu kirimkan lembaran asli, bukan copian.
  • Pada saat pengiriman, gunakan amplop yang seukuran kertas, sehingga dokumen anda tidak terlipat, atau dengan mengirimkannya melalui mesin fax.

Bagian Isi
  1. Terangkan tingkat pendidikan, bidang utama maupun spesialisasi yang anda tekuni.
  2. Terangkan keahlian yang ditekuni dan sertifikasi yang telah diperoleh, gunakan standar industri yang umum pada masing-masing keahlian serta sertifikasi tersebut, terutama untuk mempermudah mereka menemukan kriteria yang sesuai dengan mereka.
  3. Gunakan industri atau kata kunci pekerjaan spesifik yang mungkin digunakan oleh pencari tenaga kerja sehingga memudahkan mereka untuk menemukan data anda. Contoh kalimat yang mungkin digunakan adalah “sukses dalam”, “dengan biaya rendah”, “unggul dalam”, dll. Sedangkan penggunaan kata objek yang jelas, seperti “berorientasi kepada hasil”, “penjual profesional”, “account manager”, “marketing research”, “HTML Programming”, “Strategic Planning”, dll.
  4. Setelah bagian objective, sebaiknya anda menuliskan tentang ringkasan keberhasilan yang pernah diraih. Gunakan kata kunci yang mungkin mereka gunakan pada saat pencarian. Pintar-pintarlah menggunakan kata yang anda isikan, sehingga kata tersebut mudah ditemukan pada saat pencarian dilakukan oleh Pencari Tenaga Kerja.
  5. Gunakan istilah yang umum di dalam dunia industri atau bidang kerja yang anda inginkan, termasuk dalam hal gelar, tampilkan gelar dari pendidikan anda. Jika gelar tersebut mungkin berarti ganda, sebutkan kepanjangannya.


Berikut ini beberapa saran yang diperbolehkan dan tidak dianjurkan pada penulisan resume atau riwayat hidup anda, yang disadur dari tulisan Katharine Hansen:
  • Buatlah resume anda semudah mungkin untuk dibaca dan dimengerti, misalnya dengan penggunaan bullet style.
  • Hindari penulisan resume yang terlalu panjang, kapan perlu cukup satu halaman, namun jika tidak cukup karena mungkin pengalaman anda yang begitu banyak, gunakan dua halaman saja. Jangan sampai lebih dari dua halaman!
  • Perhatikan cara menampilkan informasi dan desain pada resume anda, hindari penggunaan yang sudah umum, misalnya dengan menggunakan template yang telah disediakan oleh Microsoft Word, meskipun tidak ada yang salah pada template tersebut, namun anda bisa membuatnya seakan-akan khusus dan istimewa.
  • Jangan pernah bohong terhadap informasi yang disampaikan pada resume anda.
  • Tulis informasi yang ada di dalamnya fokus kepada peluang yang anda dapatkan, buang informasi yang kira-kira dianggap tidak perlu bagi mereka yang akan menerima anda.
  • Hindari penggunaan kata “saya” di dalam resume anda.
  • Tampilkan informasi tentang kerja yang dianggap penting bagi pembacanya.
  • Jangan lupa menuliskan lokasi tempat anda bekerja sebelumnya.
  • Urutkan pengalaman kerja anda berdasarkan kejadiannya.
  • Tuliskan dalam bentuk kuantitas jika memungkinkan, misalnya jumlah staff yang anda kelola, berapa persen keberhasilan penjualan yang anda raih, berapa jumlah produk yang anda tangani, dll.
  • Hindari menuliskan pengalaman yang terlalu banyak di dalam resume anda. Jika anda menuliskan terlalu banyak, bisa-bisa mereka mengasumsikan bahwa anda akan terlalu mahal untuk digaji.
  • Dalam hal keahlian dan aktifitas kerja, hindari menuliskan pekerjaan yang tidak inginkan untuk masa yang akan datang.
  • Tuliskan latar belakang pendidikan anda, termasuk dengan jurusan atau bidang keahliannya. Jika anda sudah mengenyam pendidikan pada pendidikan tinggi, tidak perlu menuliskan level pendidika menengah anda (seperti SMU/SMK).
  • Pada resume anda tidak perlu dituliskan berat badan, tinggi badan, tanggal lahir, tempat lahir, status perkawinan, jenis kelamin, kesehatan, nomor KTP dan sejenis, alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya, nama dari supervisor anda sebelumnya, poto anda, informasi gaji, serta hal-hal lain yang kira-kira dianggap kontroversi seperti agama, politik, ras/etnik, keanggotaan kelompok sosial, dll.
  • Hindari penulisan hobi atau atau hal lainnya yang tidak memiliki kaitan kuat, meskipun hal ini sering digunakan untuk membuat proses wawancara tidak terlalu kaku nantinya, namun bisa dianggap sebagai informasi yang tidak terlalu bernilai.
  • Jika anda memiliki prestasi, tuliskan prestasi anda tersebut, khususnya bagi mereka yang baru saja lulus, karena beberapa perusahaan bahkan juga mengincar mereka yang berprestasi ini dalam mengangkat nama perusahaan mereka nantinya, misalnya kejuaraan olah raga, dll.
  • Tidak perlu dituliskan nama referensi tentang diri anda di dalam resume, cukup tuliskan bahwa anda akan memberikan referensi ini jika diminta.
  • Sebelum melayangkan resume anda kepada mereka, baca kembali resume anda dengan hati-hati, kesalahan pengetikan dan pengertian akan membawa kematian terhadap peluang anda.


Dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut: 
  1. Riwayat Gaji. Riwayat gaji adalah gaji yang pernah diterima dan yang diharapkan. Dalam hal pencantuman jumlah gaji yang diterima dan yang diharapkan, pelamar harus sangat berhati-hati dalam memutuskan perlu tidaknya mencantumkan hal tersebut dalam resume. Untuk itu pelamar dituntut kejeliannya dalam melihat iklan lowongan kerja atau informasi tentang lowongan kerja tersebut. Pada lowongan kerja yang sudah mencantumkan dengan jelas berapa gaji yang akan diterima pertahun atau per bulan, sebaiknya pelamar tidak perlu membuat riwayat gaji dalam resume yang dibuatnya. Hal itu tentu saja akan sangat berbeda jika di dalam iklan memang mengharuskan pelamar untuk mencantumkan riwayat gaji dan besarnya gaji yang diharapkan.
  2. Referensi. Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, pelamar harus benar-benar yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui diri si pelamar dan memiliki pengaruh positif bagi perusahaan yang dilamar. Artinya pelamar tidak boleh asal menyebutkan nama orang sebagai referensi seperti mantan atasan atau dosen. Daripada memaksakan diri untuk menyebut nama- nama orang sebagai referensi, pelamar cukup menuliskan: “Referensi: akan diberikan jika diminta”.
  3. Dokumen Pendukung. Meskipun tidak ada keharusan bagi pelamar untuk menyertakan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam resume, seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dll, namun mengingat kondisi di Indonesia maka sebaiknya pelamar menyertakan dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy. Hal ini penting untuk meyakinkan pembaca bahwa anda benar-benar menulis resume berdasarkan fakta yang ada. Ingat: “Jangan sampai dokumen pendukung tersebut menjadi terlalu banyak”. Untuk itu anda harus menyeleksi/mensortir dokumen mana yang paling pantas dan relevan untuk dilampirkan. Contoh: Jika anda pernah mengikuti kursus komputer beberapa kali, tidak perlu semua sertifikat dari setiap kursus tersebut anda lampirkan, tetapi cukup salah satu yang paling tinggi tingkatannya.
  4. Informasi Pribadi. Pelamar sebaiknya berhati-hati menuliskan hal-hal yang bersifat pribadi. Beberapa hal yang umumnya boleh dituliskan adalah status perkawinan, jumlah anak, kepemilikan kendaraan, kesediaan untuk di relokasi atau melakukan travelling ke luar kota / luar negeri. Di luar hal-hal tersebut pelamar harus benar-benar yakin bahwa informasi pribadi yang ditulisnya akan relevan dengan pekerjaan yang dilamar, jika tidak sebaiknya jangan menulis informasi pribadi tersebut. Para pembaca yang budiman, apapun pilihan karir anda pastikan untuk membuat resume atau pun CV secara maksimal. Bila memang anda merasa belum yakin dengan apa yang telah anda buat selama ini, cobalah buat sekali lagi dan bila perlu minta orang lain untuk menilai resume atau CV anda tersebut.


Comments