Contoh Surat Pernyataan Penjaminan Keluarga Karyawan

Berikut di bawah ini adalah contoh surat pernyataan penjaminan keluarga karyawan. Contoh draft surat pernyataan penjaminan keluarga karyawan biasanya digunakan perusahaan pembiayaan untuk pengikatan dan jaminan diri karyawan terhadap perusahaan. Contoh draft ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan Anda dalam membuat pernyataan atau perjanjian yang berkaitan.



SURAT PERNYATAAN PENJAMINAN
 

 

Yang bertanda tangan dibawah ini :
 
Nama: ……………………………………………………………………………….. Pekerjaan : ……………………………………………………………………………
Alamat : ………………………………………………………………………….......
No. KTP/SIM : ………………………………………………………………………
 
Yang dalam melakukan tindakan hukum ini telah mendapat persetujuan dari suami/isterinya yang turut hadir dan menanda-tangani Surat Pernyataan Penjaminan ini sebagai tanda persetujuannya.
 
Nama: ……………………………………………………………………………….. Pekerjaan : ……………………………………………………………………………
Alamat : ………………………………………………………………………….......
No. KTP/SIM : ………………………………………………………………………
(selanjutnya disebut ORANG TUA)
 
Secara bersama-sama bertindak selaku pribadi dan selaku orang tua dari seorang pria/wanita sebagaimana tersebut dibawah ini :
 
Nama: ……………………………………………………………………………….. Pekerjaan : ……………………………………………………………………………
Alamat : ………………………………………………………………………….......
No. KTP/SIM : ………………………………………………………………………

(selanjutnya disebut ANAK)
 

Dengan ini menerangkan dan menyatakan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut :
  1. Bahwa sesuai Surat Perjanjian Kerja tertanggal ……………………………. No: ….………………………….. oleh dan antara “Anak” dan PT. Multifinance (“Finance/Perusahaan”). “Perusahaan” secara resmi telah menerima “Anak” sebagai pegawainya.
  2. Bahwa dengan telah ditandatanganinya Surat Perjanjian Kerja oleh dan antara “Anak” dengan “Perusahaan”, “Anak” terikat, tunduk, patuh serta taat terhadap segala aturan-aturan, ketentuan-ketentuan dan/atau persyaratan-persyaratan Perusahaan.
  3. Bahwa sebagaimana ketentuan internal “Perusahaan” dalam penerimaan pegawai, khususnya bidang: Account Officer/Surveyor/Remedial dipersyaratkan adanya barang jaminan berupa BPKB kendaraan bermotor roda 2 (dua) (“Barang Jaminan”).
  4. Bahwa maksud dipersyaratkannya “Barang Jaminan” tersebut adalah sebagai upaya menghindarkan Perusahaan dari segala jenis kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari kelalaian, kecerobohan, ketidakjujuran, kecurangan, penipuan, penggelapan dan/atau perkara-perkara lain yang dilakukan pegawai yang menimbulkan kerugian material.
  5. Bahwa sehubungan dengan hal tersebut diatas, Orang Tua menyatakan bahwa pada saat ini “Anak” tidak mempunyai/memiliki “Barang Jaminan” sebagaimana dipersyaratkan.
  6. Bahwa sehubungan tidak dimilikinya “Barang Jaminan” sebagaimana dipersyaratkan, “Orang Tua” menyatakan berkehendak menjadi penjamin bagi “Anak”. “Orang Tua” bersedia menanggung segala bentuk kerugian yang mungkin timbul dikemudian hari yang dialami “Perusahaan” sebagai akibat dari “Anak” dalam bekerja melakukan kelalaian, kecerobohan, ketidakjujuran, kecurangan, penipuan, penggelapan dan/atau perkara-perkara lain sebagai akibat dari pekerjaannya yang menimbulkan kerugian material.
  7. Bahwa “Orang Tua” menerangkan didalam Pernyataan Penjaminan (“Pernyataan”) ini, dengan tidak dapat ditarik kembali dan tanpa syarat, mengikat dirinya sendiri sebagai Penjamin dari “Anak”, yang timbul karena Surat Perjanjian Kerja dengan Perusahaan. Karena itu pula “Orang Tua” mengikat dirinya sendiri dengan segenap harta bendanya untuk bertanggung jawab sepenuhnya untuk membayar seluruh kewajiban “Anak” terhadap “Perusahaan” yang timbul sebagai akibat dari dari “Anak” dalam bekerja melakukan kelalaian, kecerobohan, ketidakjujuran, kecurangan, penipuan, penggelapan dan/atau perkara-perkara lain sebagai akibat dari pekerjaannya yang menimbulkan kerugian material, sebagai kewajiban/tanggung jawab Orang Tua.
  8. Pernyataan jaminan yang termuat dalam “Pernyataan” ini tetap berlaku dan mengikat selama “Anak” masih terikat dan menjadi pegawai pada “Perusahaan”, atau mengundurkan diri dan/atau diberhentikan dengan tidak hormat karena melakukan kelalaian, kecerobohan, ketidakjujuran, kecurangan, penipuan, penggelapan dan/atau perkara-perkara lain sebagai akibat dari pekerjaannya yang menimbulkan kerugian material pada “Perusahaan” akan tetapi “Anak”, “Orang Tua” belum memenuhi kewajibannya sebagaimana dinyatakan dalam “Pernyataan” ini.
Demikian Surat Pernyataan ini, dibuat dalam keadaan sadar, tanpa paksaan dan tekanan pihak manapun. Tentang pernyataan ini dan segala akibat hukumnya, kami pembuat pernyataan memilih tempat kedudukan hukum (domisili) yang umum dan tetap di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri …………………….. di ………………………


Dibuat dan ditandatangani di ……………………,
pada tanggal …..………………………


 
Yang menyatakan/ Disetujui,
Penjamin Suami/Isteri PT. Finance  



                   meterai
 
 
(………………………….……) (………………………………) (…………………………….…)


Comments